Senin, 02 September 2013

1.PELAJARAN

Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia adalah bahasa Melayu yang dijadikan sebagai bahasa resmi Republik Indonesia[1] dan bahasa persatuan bangsa Indonesia.[2] Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, tepatnya sehari sesudahnya, bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi. Di Timor Leste, bahasa Indonesia berstatus sebagai bahasa kerja.
 berikut merupakan salah satu pelajaran bahasa indonesia yang sedang dipelajari:

dialog interaktif
1 Dialog adalah kegiatan berbicara atau bercakap-cakapnyang terarah dengan tujuan
  1. tertentu an dilakukan antara dua orang atau lebih.
  1. Dialog yang dilakukan antara narasumber di radio atau televise dan pemirsa atau pendenggar tentang suatu hal disebut dialog interaktif.
  1. Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika menyimak dialog interaktif di radio atau di televisi adalah sebagai berikut :
a. tema dialog
b. orang yang menjadi narasumber
c. pendapat yang dikemukakan oleh para narasumber
d. hal-hal yang penting atau kesimpulan dialog.
  1. Setelah menyimak dialog, hal yang perlu dilakukan adalah memberikan komentar dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
a. komentar bersifat objektif dan tidak memihak narasumber maupun peserta.
b. Disertai fakta-fakta yang akurat dan meyakinkan
c. Disertai alasan yang logis
  1. Hal-hal yang perlu dikomentari dalam dialog interaktif adalah sebagai berikut :
a. penting atau tidaknya tema dialog
b. kemampuan dan penguasaan para narasumber terhadap materi yang dibicarakan
c. relevan atau tidaknya pertanyaan peserta dialog terhadap pertanyaan dialog
d. benar atau tidsknya jawaban atau tanggapan narasumber atas pertanyaan atau pendapat peserta dialog.
  1. Isi dialog dapat diketahui dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pewawancara atau wartawan.
  2. Berikut adalah contoh dialog interaktif ditelevisi
  3. Tema dialog : Budi Daya Tanaman Adenium.
    Narasumber : Pakar tanaman adenium dari tabloid Agrobis
    Narasumber : Hal-hal yang perlu disiapkan untuk membudidayakan tanaman hias adenium adalah menyiapkan bibit tanaman adenium; manyiapkan media yang sesuai dengan tanaman adenium; mempelajari sifat-sifat tanaman adenium; memahami cara perawatan tanaman adenium.
    Peserta 1 : Saya pemula tanaman adenium. Bagaimana cara mempercepatpercabangan tanaman adenium?
    Narasumber : Cara mempercepat percabangan tanaman adenium biasanya dengan pemotongan batang atau pruning. Untuk mendapatkan percabanganyang bagus, anda perlu memerhatikan mata tumbuh pada batang agar cabang yang tumbuh tidak asal-asalan. Untuk pembangunan akar lebih cepat jika kebutuhan akan sinar matahari terpenuhi dengan cukup. Pada musim kemarau, anda dapat memberikan pupuk pembungaan yang slow release, misalnya dekastar dan jangan terlalu banyak melakukan penyiraman.
    Peserta 2 : Saya penggemar tanaman adenium. Kapan keluar kalender dan poster tentang tanaman adenium?
    Narasumber : tunggu saja waktu yang tepat.
    Kesimpulan dialog
    Untuk membudidayakan adenium diperlukan ketelatenan serta pengetahuan tentang sifat-sifat serta cara merawat taanaman tersebut.

Senin, 26 Agustus 2013

2.OLAHRAGA

 Bola Voli


Bola voli adalah olahraga permainan yang dimainkan oleh dua grup berlawanan. Masing-masing grup memiliki enam orang pemain. Terdapat pula variasi permainan bola voli pantai yang masing-masing grup hanya memiliki dua orang pemain. Olahraga Bola Voli dinaungi FIVB (Federation Internationale de Volleyball)[1] sebagai induk organisasi internasional, sedangkan di Indonesia di naungi oleh PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia).[2

Pada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) yang bernama William G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di Holyoke, Massachusetts (Amerika Serikat). William G. Morgan dilahirkan di Lockport, New York pada tahun 1870, dan meninggal pada tahun 1942. YMCA (Young Men’s Christian Association) merupakan sebuah organisasi yang didedikasikan untuk mengajarkan ajaran-ajaran pokok umat Kristen kepada para pemuda, seperti yang telah diajarkan oleh Yesus. Organisasi ini didirikan pada tanggal 6 Juni 1884 di London, Inggris oleh George William. Setelah bertemu dengan James Naismith (seorang pencipta olahraga bola basket yang lahir pada tanggal 6 November 1861, dan meninggal pada tanggal 28 November 1939), Morgan menciptakan sebuah olahraga baru yang bernama Mintonette. Sama halnya dengan James Naismith, William G. Morgan juga mendedikasikan hidupnya sebagai seorang instruktur pendidikan jasmani. William G. Morgan yang juga merupakan lulusan Springfield College of YMCA , menciptakan permainan Mintonette ini empat tahun setelah diciptakannya olahraga permainan basketball oleh James Naismith. Olahraga permainan Mintonette sebenarnya merupakan sebuah permainan yang diciptakan dengan mengkombinasikan beberapa jenis permainan. Tepatnya, permainan Mintonette diciptakan dengan mengadopsi empat macam karakter olahraga permainan menjadi satu, yaitu bola basket, baseball, tenis, dan yang terakhir adalah bola tangan (handball). Pada awalnya, permainan ini diciptakan khusus bagi anggota YMCA yang sudah tidak berusia muda lagi, sehingga permainan ini-pun dibuat tidak seaktif permainan bola basket.
Perubahan nama Mintonette menjadi volleyball (bola voli) terjadi pada pada tahun 1896, pada demonstrasi pertandingan pertamanya di International YMCA Training School. Pada awal tahun 1896 tersebut, Dr. Luther Halsey Gulick (Director of the Professional Physical Education Training School sekaligus sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the International Committee of YMCA) mengundang dan meminta Morgan untuk mendemonstrasikan permainan baru yang telah ia ciptakan di stadion kampus yang baru. Pada sebuah konferensi yang bertempat di kampus YMCA, Springfield tersebut juga dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan jasmani. Dalam kesempatan tersebut, Morgan membawa dua tim yang pada masing-masing tim beranggotakan lima orang. Dalam kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa permainan tersebut adalah permainan yang dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan dengan sangat leluasa. Dan menurut penjelasannya pada saat itu, permainan ini dapat juga dimainkan oleh banyak pemain. Tidak ada batasan jumlah pemain yang menjadi standar dalam permainan tersebut. Sedangkan sasaran dari permainan ini adalah mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net yang tinggi, dari satu wilayah ke wilayah lain (wilayah lawan).